Pemikiran baru yang diubahkan oleh kebenaran Tuhan Yesus

 Bila kita mengubah hidup kita , maka mulailah dengan mengubah cara berpikir kita. Mengubah pemikiran-pemikiran kita adalah kunci dari awal yang baru disegala aspek hidup kita. Ketika kita meminta untuk diperbaharui oleh Tuhan itu berarti kita mengambil sikap atau pemikiran-pemikiran yang salah dan mengizinkan Tuhan untuk mengubah pemikiran kita dengan kebenaran-Nya. Yang perlu digaris bawahi disini adalah kebenaran-Nya bukan kebenaran menurut kita.

Belum tentu apa yang kita pikirkan sesuai dengan kehendakNya. Dan belum tentu waktu kita adalah waktuNya. Terkadang kita berpikir untuk ingin menyerah. Kita merasa sudah melakukan atau menyuarakan kebenaran tetapi malah ditindas. Kita berusaha untuk menyebarkan hal-hal baik tetapi malah disalah artikan. Kita sudah berbuat baik tetapi malah dimanfaatkan. Mungkin kita akan merasa sedih, kecewa, atau putus asa. Bahkan kita merasa tidak ada kehidupan lagi dari dalam diri kita.

" Belum tentu apa yang kita pikirkan sesuai dengan kehendakNya. Dan belum tentu waktu kita adalah waktuNya."

Tetapi bagi Tuhan setiap kegagalan dalam aspek hidup kita merupakan bagian rancangannya agar kita hidup dengan selalu mengandalkan Tuhan. Orang benar akan Hidup oleh Percayanya. Dan inti dari kebenaran itu sendiri adalah iman. Ini bukan hanya sekadar percaya, tetapi juga melibatkan tindakan yang dihasilkan dari iman tersebut. Ketika seseorang percaya kepada Yesus sebagai Juruselamat, mereka dipanggil untuk hidup dengan cara yang mencerminkan iman mereka. Ini termasuk mengikuti ajaran-Nya, melayani sesama, dan menjalani hidup yang mencerminkan kasih dan kebenaran.

Kesimpulannya adalah jangan pernah menyerah untuk berbuat baik dan berpikir positif karena ketika kita “hidup” dengan iman, dan berjalan dengan selalu mengandalkan Tuhan, niscaya kita akan menemukan sukacita dalam perjalanan aspek hidup kita. Mulailah pemikiran-pemikiran baru kita hari ini. Itu akan memberikan awal yang baru bagi hidup kita, dan akan mengubahkan kita semua untuk menjadi orang benar sesuai dengan kebenaran Tuhan kita.

 

 


Postingan populer dari blog ini

Berpengharapan ditengah Penderitaan?

Persoalan Tentang Menyelamatkan Bumi