Postingan

Berpengharapan ditengah Penderitaan?

  Pengharapan dalam iman Kristiani adalah keyakinan yang kuat terhadap janji Tuhan, meskipun situasi saat ini mungkin penuh tantangan atau kesulitan. Harapan ini bukan hanya tentang menantikan hal-hal duniawi, tetapi juga berfokus pada kehidupan kekal dan janji-janji Tuhan yang tidak pernah gagal. Dalam Alkitab, harapan sering digambarkan sebagai jangkar yang kuat untuk jiwa, yang memberi ketenangan dan kestabilan di tengah pergumulan hidup Pada masa advent ini kita diajak untuk lebih mempunyai pengharapan dan keyakinan kepada Tuhan. Terkadang hal ini terasa ringan untuk diucapkan. Padahal yang kita alami tidaklah semulus itu. Kita memiliki pergumulan dalam hidup ini, yang terkadang kita sendiri tidak mengerti mengapa kita harus dihadapi dengan hal tersebut. Mungkin itu ditinggalkan oleh orang yang kita kasihi, teman kita meninggalkan kita, masalah finansial, ataupun menghadapi sakit penyakit. Hal yang perlu digaris bawahi adalah Tuhan membiarkan kita menghadapi pencobaan bukan...

Gelombang Kehidupan

Sebagai manusia kita hidup di dalam kapal dalam menerjang gelombang kehidupan. Gelombang kehidupan tersebut tentunya tidak menjamin hidup kita akan selalu nyaman dan tenang. Pada kenyatannya kenyataan hidup yang ditolak, dihakimi, dan lain-lain, tidak bisa dipungkiri dari realitas kehidupan kita sebagai umat manusia. Dalam hal ini, respon kita berbagai macam, ada yang tenang, khawatir ataupun takut. Bahkan keahlian seseorangpun tidak menjadi jaminan kekawatiran dalam menghadapi gelombang kehidupan. Lalu bagaimana dalam menghadapi hal ini?  Kita diharapkan untuk berusaha dalam menghadapi setiap gelombang kehidupan. Dalam hal ini kita tidak berjalan sendiri, melainkan harus melibatkan Tuhan dalam setiap aspek musim kehidupan kita. Apabila kita bersandar kepada Tuhan, dia pasti akan datang tepat pada waktuNya. WaktuNya, yang mungkin tidak terselami oleh pikiran manusia, tapi sudah dirancangkan oleh Tuhan bahkan jauh sebelum kita dilahirkan. Hal ini yang terkadang kita tak mengerti. Ki...

Waktu Tuhan

Ketika kita mendoakan apa yang kita harapkan tetapi jawabannya tidak sesuai harapan. Kita merasa bahwa doa kita tidak dikabulkan. Apalagi ketika kita merasa kita sudah melayani dengan sepenuh hati, tetapi Tuhan tidak menjawab doa kita. Kita pasti akan merasa sangat kecewa kepada Tuhan. Padahal Tuhan telah menyiapkan sesuatu yang lebih baik dari itu, hanya saja kita menyadarinya. Yang perlu diingat Tuhan selalu hadir dalam proses hidup kita. Cara tuhan tidak pernah terduga. Bahkan tidak ada yang mustahil bagi Dia. Waktu Tuhan tidaklah sama dengan waktu kita. Mungkin saat ini kita sedang berada pada musim kehidupan yang sulit. Kita merasa bertapa berat beban dan pergumulan hidup ini. Tetapi yakinilah Tuhan akan memberikan kekuatan yang baru untuk kita. Karena bagi Tuhan penantian tidaklah sia-sia. Mungkin waktunya berbeda, caranya tidak terduga, musimnya belum tiba. Pada saatnya nanti orang-orang yang tidak pernah menyerah berjalan bersama Dia, pasti akan menemukan Kebahagiaan. " Wa...

Hidup Baru dalam Kasih Kristus

“Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga”.                                                                   - Matius 5: 16

Pemikiran baru yang diubahkan oleh kebenaran Tuhan Yesus

  Bila kita mengubah hidup kita , maka mulailah dengan mengubah cara berpikir kita. Mengubah pemikiran-pemikiran kita adalah kunci dari awal yang baru disegala aspek hidup kita. Ketika kita meminta untuk diperbaharui oleh Tuhan itu berarti kita mengambil sikap atau pemikiran-pemikiran yang salah dan mengizinkan Tuhan untuk mengubah pemikiran kita dengan kebenaran-Nya. Yang perlu digaris bawahi disini adalah kebenaran-Nya bukan kebenaran menurut kita. Belum tentu apa yang kita pikirkan sesuai dengan kehendakNya. Dan belum tentu waktu kita adalah waktuNya. Terkadang kita berpikir untuk ingin menyerah. Kita merasa sudah melakukan atau menyuarakan kebenaran tetapi malah ditindas. Kita berusaha untuk menyebarkan hal-hal baik tetapi malah disalah artikan. Kita sudah berbuat baik tetapi malah dimanfaatkan. Mungkin kita akan merasa sedih, kecewa, atau putus asa. Bahkan kita merasa tidak ada kehidupan lagi dari dalam diri kita.

Persoalan Tentang Menyelamatkan Bumi

  Saya bukan seseorang yang terlalu environmentalist tetapi saya cukup peduli terhadap keadaan bangsa, serta bumi kita. Kita semua menyadari bahwa krisis iklim dapat menjadi ancaman bagi hampir segala aspek kehidupan kita. Dan ini bukan hanya wacana semata. Awalnya saya juga merasakan bahwa ini hal yg cukup memperihatinkan tetapi bukan masalah yang serius, sampai suatu kali saya membaca buku “Menjadi” karangan Afutami. Dalam buku tersebut dikatakan bahwa kita seperti dihadapkan pada trade off yang salah: seolah-olah ada pilihan yang harus dibuat, antara mendorong pertumbuhan ekonomi dan mengorbankan lingkungan, atau menjaga lingkungan dengan mengorbankan kesejahteraan banyak orang. Padahal kita dapat menengahi konflik semu antara ekonomi-sosial-lingkungan ini dengan istilah pembangunan berkelanjutan atau sustainable development. Dalam https://sdgs.bappenas.go.id/ dikatakan bahwa Sustainable Development Goals atau SDGs adalah pembangunan yang menjaga peningkatan kesejahteraan e...

Stop Comparing, Do for a Living

Secara psikologis, manusia memang cenderung untuk tidak puas dengan apa yang dimilikinya. Merasa hidup orang lain lebih berwarna. Merasa orang lain lebih berbakat dan berprestasi.  Dan bahkan hal ini dapat berujung timbulnya Impose Syndrome.   Impose Syndrome sendiri adalah kondisi psikologis yang menggambarkan pola perilaku seseorang yang sering kali meragukan atau bahkan merasa tidak pantas meraih pencapaian dan kesuksesannya sendiri. Contohnya saja minder, merasa paling amatir, merasa tidak layak. Rasa insecurity yang sangat mengganggu kehidupan kita sehari hari. Selain itu ini juga dapat membuat kita terus menerus dikelilingi oleh negative vibes . Tentu saja ini sangat menguras energi kita. Dengan selalu Comparing atau membanding bandingkan diri kita akan selalu merasa kurang, dan hilangnya rasa syukur. Selain itu tindakan kita yang reaktif dan disertai dengan negativity akan menjerumuskan kita. Tetapi Comparing juga dapat membuat kita lebih baik jika kita memandangka...