Berpengharapan ditengah Penderitaan?
Pengharapan dalam iman Kristiani
adalah keyakinan yang kuat terhadap janji Tuhan, meskipun situasi saat ini
mungkin penuh tantangan atau kesulitan. Harapan ini bukan hanya tentang
menantikan hal-hal duniawi, tetapi juga berfokus pada kehidupan kekal dan janji-janji
Tuhan yang tidak pernah gagal. Dalam Alkitab, harapan sering digambarkan
sebagai jangkar yang kuat untuk jiwa, yang memberi ketenangan dan kestabilan di
tengah pergumulan hidup
Pada masa advent ini kita diajak
untuk lebih mempunyai pengharapan dan keyakinan kepada Tuhan. Terkadang hal ini
terasa ringan untuk diucapkan. Padahal yang kita alami tidaklah semulus itu.
Kita memiliki pergumulan dalam hidup ini, yang terkadang kita sendiri tidak
mengerti mengapa kita harus dihadapi dengan hal tersebut. Mungkin itu
ditinggalkan oleh orang yang kita kasihi, teman kita meninggalkan kita, masalah
finansial, ataupun menghadapi sakit penyakit.
Hal yang perlu digaris bawahi
adalah Tuhan membiarkan kita menghadapi pencobaan bukan untuk membuat kita
hancur tetapi untuk membuat kita menjadi lebih baik lagi. Ketika kita dalam
masa sulit, kita perlu untuk mengingatkan diri kita bahwa ini bukanlah akhir
dari segalanya. Hari yang buruk, sakit penyakit, keadaan financial yang
kristis, itu bukanlah suatu tujuan. Melainkan hal yang besar akan datang, kebahagiaan
yang lebih besar, hubungan yang lebih besar, dan kekuatan yang lebih besar akan
didatangkan kepada kita. “Masalah hanyalah sementara, tetapi kemenangan akan selamanya”.
Penderitaan hanyalah sementara, tidak akan selamanya.
Kunci dari semua ini adalah: “Untuk
mendapatkan hal yang lebih besar, kita harus melalui beberapa penderitaan. Penderitaan
adalah semacam sebuah test untuk “naik kelas” ketahap berikutnya. Penderitaan
adalah suatu kesempatan untuk membuktikan kepada Tuhan bahwa kita tidak akan
kehilangan mimpi dan pengharapan kita.
Ketika waktunya tiba, kita tidak
akan sama lagi tetapi kita akan menjadi lebih baik. Kita mungkin melalui test
ini dengan hal yang benar: mengalami penderitaan dengan tersenyum, tetap memuji
Tuhan walaupun dengan kondisi yang menyakitkan, lebih bersyukur daripada khawatir,
berbuat baik kepada orang lain yang belum tentu baik dengan kita, dan
lain-lain. Bersiaplah! Sesuatu yang baik dan luar biasa akan datang. Jangan
takut terhadap apa yang akan kita hadapi. Kita tidak akan bisa menjadi lebih
baik tanpa kekecawaan, tanpa hari yang buruk, tanpa perjuangan. Mungkin terasa
tidak nyaman untuk didengar tetapi hal yang perlu diingat adalah sesuatu yang baik
dan luar biasa akan datang. Bersiaplah!