Postingan

Menampilkan postingan dari 2017

Berbagi edukasi kopi dan empati melalui Coffee Shop (Klinik Kopi)

Gambar
Beberapa hari lalu saya pergi ke Jogja. Salah satu hal yang membuat saya ingin mengunjungi Jogja adalah untuk mengunjungi salah satu Coffee shop yang menjadi daya tarik saya sejak lama yaitu Klinik Kopi. Pada mulanya Klinik Kopi men-follow saya di instagram, mngkin itu salah satu strategi marketing dengan calon customernya. Karena saya melihat sesuatu yang "berbeda" pada coffee shop ini, maka saya memutuskan untuk men-follow back dan menobservasinya secara digital. Benar saja, ternyata coffee shop ini memiliki daya tarik sendiri. Apabila coffee shop kebanyakan hanya menjual productnya sendiri yaitu kopi dan interior coffee shop yang instagramable, klinik kopi menyajikan hal yang lebih dari itu. Klinik kopi menyajikan edukasi kopi dan empati melalui postingan perjalanan mereka dalam mencari biji kopi.  coffee bar klinik kopi Karena daya tarik yang dimiliki coffee shop ini membuat Riri Riza dan Mira Lesmana selaku sutradara dan produser film AADC 2 memasukkan cof...

Ketersesatan dalam sebuah idealisme

Gambar
Terkadang sebuah idealisme membawa kita ke dalam suatu tempat tanpa batas yang bernama mimpi. Mimpi dalam hal ini bukan seperti bunga tidur yang kita alami seperti biasanya. Mimpi dalam konteks ini adalah harapan atau cita-cita kita. Ketika kita kecil kita sering diajak untuk berhayal dan mencari mimpi kita. Seiring berjalannya usia seakan hal tersebut terdengar sangat klise apabila kita katakan “ingin mengejar mimpi”.   Hal ini akan terdengar semakin konyol dan semakin tidak mungkin dicapai apabila saya mengatakan bahwa mimpi saya adalah untuk “membuat Indonesia lebih baik lagi”. Jiwa nasionalisme seakan menjadi bahan guyonan, dan pandangan orang seakan melihat diri saya tidak dapat berpikir secara rasional dan realistis. Ketika masing-masing orang berjuang mati-matian untuk mencari cara bagaimana untuk menghidupi dirinya sendiri, saya malah berjuang memikirkan bagaimana caranya menciptakan perubahan untuk negara saya. Sampai suatu ketika lingkungan dan mayorit...

Aspirasi Kaum Toleran untuk Indonesia yang Lebih Baik

I ssue sosial terkait dengan toleransi beragama dan suku sedang hangat untuk menjadi topik perbincangan publik. Keberagaman yang dimiliki bangsa Indonesia ternyata menjadi pisau bermata dua. Pemutarbalikkan opini publik yang mengatasnamakan kebenaran kerap kali menjadi menjadi pemicu pemecah belah bangsa . Selain itu munculnya kaum-kaum provokatif membuat hal ini menjadi kian merajalela. Faktor ini juga didukung oleh sikap apatis dan diamnya kaum toleran. Monopoli kebenaran oleh kaum intoleran membuat seakan ruang diskusi publik ditutup rapat-rapat oleh kebenaran semu. Kaum intoleran menggunakan oknum-oknum yang provokatif dan pengerahan masa secara besar-besaran untuk memperlihatkan kamuflase kebenaran yang telah mereka buat. Selain itu karakter bangsa Indonesia yang lebih cepat merespon berita negatif juga dimanfaatkan kaum ini untuk membuat suatu propaganda. Kaum intoleran semakin berani untuk berulah di negeri ini karena kaum toleran lebih memilih untuk bungkam,...