Berfokus pada Cahaya
Berfokus pada Cahaya Rasa ingin tau membuatku ingin memasuki satu lorong Intuisi mengatakan terdapat cahaya yang berkilau diakhirnya Jauh lebih berkilau dari yang lainnya “JANGAN!“, kata mereka Tetapi intuisiku seakan menguasai sel darahku Indera pendengaranku seakan ditulikan Suara mayoritas diredam Lalu Intuisi mendestruksi logika dan menjeratku ke lorong itu Entah terjebak ataukah semesta yang membawaku ke titik ini Terowongannya sangat panjang, gelap, dingin Bermil-mil berjalan namun tak ada setitik cahaya Tersesat, gelap dan mencekam Ku pikir aku tak akan pernah keluar Tapi semesta memberikan senyumannya Lalu ku teruskan perjalanan Tak lama kilau cahaya kecil, memancarkan pesonanya kepadaku Indah, damai dan menawan Sedikit lagi... Sedikit lagi sampai Kilauan itupun menyadarkanku Karena selama ini aku hanya terfokus pada kegelapan Bukan berfokus pada cahaya. Isella Siregar, September (2...